Apa yang Sebenarnya Terjadi Pada Suroto, hingga Tidur sampai 10 Tahun?

Media sosial tengah diramaikan dengan kisah seorang pria yang menghabiskan hampir 10 tahun hidupnya di atas tempat tidur. Pria yang diketahui bernama Suroto sama sekali tak melakukan banyak pergerakan selain berbaring.
Dilansir dari unggahan akun Twitter @ACTforHumanity pada 3 Juli 2020, pria tersebut merupakan warga Desa Krogowanan, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Sebelumnya ia hidup tanpa mandi, bercukur bahkan hingga rambutnya gimbal.
"Bapak Suroto namanya, seorang warga Desa Krogowanan, Kec. Sawangan. Kab. Magelang, Jawa Tengah, yg terbaring lemah di dipan kayu selama 10 tahun. Tak ada pergerakan darinya. Ia tak mandi, bercukur, & melakukan aktifitas lain dari usia 30, hingga umur 40 tahun," seperti dikutip dari akun Twitter tersebut.
Ardian, salah seorang relawan ACT membenarkan kabar tersebut. Ia pun mendatangi kediaman pria yang sudah lama terbaring itu.
"Awal mula berasal dari cerita salah seorang teman FB Sujono Keron mengabarkan tentang seorang laki-laki bernama Suroto umur kurang lebih 40 tahun yang tingal hanya dengan ibunya yang sudah berumur 75 tahun," cerita Ardian saat dikonfirmasi.
Kondisinya ketika didatangi memilukan. Suroto hanya tergeletak tak berdaya dengan sarungnya dan juga rambutnya gimbal. Menurut cerita Ardian, pria itu tak bicara sama sekali, tak mandi, tak bercukur, makan pun juga sangat jarang.
Tak ada yang tahu gangguan apa yang dialami oleh Suroto hingga membuatnya hanya terbaring di tempat tidurnya selama hampir kurun waktu 10 tahun. Sukanti, ibunda Suroto tak bisa berbuat banyak melihat putranya tersebut.
"Selama 10 tahun lebih Suroto, anaknya tidak dapat melakukan hal-hal layaknya kehidupan pada umumnya. Pria ini mengalami ganguan yang aneh tergeletak seperti tak bernyawa, tapi hidup sampai saat ini. Namun jika tersadar Suroto mengamuk bahkan mengunakan senjata tajam, barang-barang rumah habis dihancurkan, alhasil ibu dan tetangga takut dan tak ada yang berani membangunkan/mendekati jikalau dia sedang tidur," lanjutnya.
Ardian menceritakan kondisinya mengingatkan pada nenek Sukiyah yang pernah ia tolong dulu. Hampir mirip. Dengan belas kasih, ia lantas membantu pria tersebut membersihkan diri.
"Rasa iba dan welas pun menghampiriku. Bergegas aku membersihkanya, memandikan, memotong kuku dan rambutnya yang gembel sebagai bantal. Dan alhamdulillah Suroto menurut mau dimandikan dan di potong rambut dan kukunya. Tak sepatah katapun terucap dari mulutnya. Namun dari wajahnya tanpak air mata keluar menbasahi pipinya. Sepertinya dia mau berkata tapi tak bisa," ungkapnya.
Kondisi Suroto saat ini sedikit lebih baik. Ia sudah bersih meski ia masih terbaring di kasurnya.
"Masih terbaring lemas udah bersih sekarang. Pihak Dinsos dan Puskesmas langsung datang esok harinya," pungkasnya.