Menikah dengan Mahar Sandal Jepit Rp 10.000 & Air Satu Gelas, Pengantin Pria Ternyata Dipaksa Calon Istrinya Agar Tak Ribet: 'Sungguh Luar Biasa!'

Pernikahan Iwan Firman Wahyudi alias Yudi Anggata dengan Helmi Susanti di Praya Tengah, Lombok, Nusa Tenggara Barat menjadi buah bibir masyarakat beberapa hari ini.
Yudi dan Helmi telah menjadi pasangan suami istri sejak Jumat (3/7/2020) lalu.
Biasanya, pasangan yang akan menikah mempersiapkan acara pernikahan dengan biaya yang mahal.
Selain itu, orang-orang biasanya juga lebih suka memilih mahar emas yang harganya tidak murah.
Berbeda dari yang lain, pasangan ini memilih menikah dengan menggunakan mahar sandal jepit seharga Rp 10.000 dengan air putih satu gelas.
Pernikahan Yudi dan Helmi pun menjadi viral karena sangat langka.
Pasalnya, keinginan untuk menikah dengan mahar sandal jepit dan air putih bukanlah keinginan Yudi, namun calon istrinya.
Walau awalnya sempat malu, Yudi kini malah bersyukur dengan permintaan Helmi untuk menikah dengan mahar yang seadanya.
Yudi pun menceritakan tentang prosesi pernikahannya hingga akhirnya memilih mahar sandal jepit ditilik dari Kompas TV, Senin (6/7/2020).
"Saya nggak pernah untuk mengucap mas kawinnya sandal jepit, tapi tiba-tiba dia yang ngomong," ucap Yudi.
Pria asal Lombok ini menceritakan bahwa calon istrinya yang memintanya agar tidak memberatkan calon suami maupun keluarga calon suaminya.
"Biar nggak susah, mending sandal jepit sama air satu gelas," imbuh Yudi.
Pernikahan dengan mas kawin sandal jepit dan air viral.
Meski sempat ditertawakan oleh banyak orang saat menikah, Yudi pun sangat bahagia berjodoh dengan Helmi yang tak neko-neko dan pengertian.
"Mbaknya yang langsung bicara seperti itu? Gimana persaannya?" tanya reporter Kompas TV.
Yudi pun merasa sangat bangga dengan wanita yang kini jadi istrinya.
"Sungguh luar biasa!" ucap Yudi.
Di balik permintaan Helmi, Yudi mengungkap filosofi dari mahar air putih yang diminta istrinya.
Air putih dilambangkan dengan kesederhanaan, artinya Helmi cinta dengan Yudi apa adanya.
"Itu megungkapkan air satu gelas, keistimewaan dari dia, mau menerima aku apa adanya, mengerti keadaan aku," puji Yudi.
Setelah kisah cinta dua sejoli ini viral, tak ayal pasangan ini mendapatkan cibiran.
Sesungguhnya, dua sejoli ini sama sekali tidak ingin jadi viral.
Yudi Anggata merasa dapat berkah menikah dengan istrinya yang tak mau menyusahkan.
"Banyak yang bully juga, mereka kita bilang cari snesasi bermaskawinkan sendal jepit," tutur Yudi.
"Tidak ada sama sekali niat untuk bikin diri saya sendiri ini viral. Biar mereka berkomentar, dia suatu saat akan diam," imbuhnya.
Kini, Yudi dan Helmi sudah resmi menjadi pasangan baru! Semoga kebahagiaan menyertai mereka, ya!