Bocor, Viral Pengakuan Mahasiswi Cantik Ngaku Disewa Kades Setelah Dana Desa Turun

Kabar menghebohkan ini datang dari sebuah berita yang diunggah oleh tribunnews.com terkait pengakuan seorang PSK yang merupakan mahasiswi yang kerap dibooking oleh oknum kepala desa nakal.
RH, inisal mahasiswi tersebut mengungkapkan bahwa dirinya sudah menjadi langganan oknum kepala desa nakal. Yang mencengangkan adalah pengakuan RH bahwa oknum kepala desa ini menyewanya setiap kali dana desa cair.
Pengakuan ini sontak membuat geleng-geleng kepala, RH juga berani blak-blakan bahwa yang memesan dirinya bukan hanya oknum kepala desa nakal, melainkan banyak pejabat nakal yang serupa.
Bahkan menurut penurutannya ada pula oknum kepala desa (Kades) tetap rutin mem-booking RH. Dirinya bahkan menyebutkan bisa berhari-hari melayani oknum nakal kepala desa tersebut.
“Pakde (kepala desa) kadang sekali datang dalam enam bulan dilansir dari tribunenews.com.
Kalau datang kadang kita dibooking tiga hari, sehabis pencairan gaji (dana desa),” ujar RH kepada awak media sebagaimana dikutip dari antvklik.com.
Gadis bertubuh mungil yang mengaku mahasiswi semester lima di salah satu kampus di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, itu mengaku bahwa pelanggannya ada dari beberapa kabupaten.
“Ada beberapa, kebanyakan dari kabupaten kalau desa. Nggak usah saya sebutkan alamatnya,” ujarnya.
Selama Covid-19 dirinya pun sepi pelanggan lantaran adanya larangan melakukan perjalanan lintas daerah.
“Ada juga yang nekat datang, tapi hanya satu atau dua orang,” jelasnya.
Kasus prostitusi di Indonesia memang menyasar segala kalangan dan umur, fakta ini menjadi warning bagi kita semua bahwa kegiatan ilegal ini harus bisa mendapat tindakan tegas dari pihak yang berwajib, Apalagi jika ini oknum pejabat dan menggunakan dana untuk kepentingan masyarakat.
Sampai berita ini turun dan tim paragram lansir dari tribunnews.com belum pemberitaan lebih lanjut terkait hal ini, mudah-mudahan berita ini tidak benar adanya, dan jika benar harus segera ditindak oknum kepala desa nakal tersebut.