Kisah Mbah Boiyem, Janda Tua Sebatang Kara Penghasilan Rp3000/Hari Kesulitan Hidup

Dalam menjalani hidup, seseorang memang harus berusaha agar tetap dapat bertahan terhadap berbagai cobaan dan rintangan. Hal tersebut ditunjukkan oleh wanita paruh baya bernama Mbah Boiyem yang merupakan seorang janda tua dengan penghasilan tiga ribu rupiah per harinya.
Dia pun rela bertahan di tengah kesulitan hidup yang sedang dilewatinya. Ingin tahu seperti apa kisahnya? Simak ulasan berikut.
Mbah Boiyem atau biasa dipanggil Mbah Iyem rela menjadi seorang buruh tani bahkan rela banting tulang mencari pekerjaan lain agar dapat bertahan hidup. Wanita 62 tahun ini harus berjuang melanjutkan perjalanan hidupnya sendiri pasca meninggalnya sang suami.
Terlihat dalam unggahan Kitabisa, Mbah Iyem bahkan tidak dapat mencukupi kebutuhan di setiap harinya dengan profesinya sebagai buruh tani. Sedangkan seperti diketahui, panen dapat dilakukan sebanyak satu kali dalam setahun.
Saat ini, Mbah Boiyem tinggal di sebuah rumah gubuk yang terlihat sudah tidak layak huni. Sedangkan ia harus mengais rezeki di tengah kondisinya yang semakin lemah termakan usia.
Tubuhnya yang semakin melemah itu terlihat dipaksakan untuk tetap kuat dalam mencari penghasilan demi Mbah Boiyem melanjutkan hidupnya.
Di usia senjanya, Mbah Boiyem tinggal sebatang kara di dalam gubuk yang tak layak huni. Saat ini Mbah Boiyem bahkan tak memiliki siapapun untuk dijadikan tempat menggantungkan hidupnya.
Begitu haru, ia masih tetap bersyukur dan juga memperlihatkan senyum di raut wajahnya meskipun kesulitan bahkan untuk makan sekalipun.
Sebagai seorang buruh, Mbah Boiyem dapat dikatakan memiliki penghasilan jauh dari kata cukup. Bayangkan saja, ia hanya mendapatkan Rp3.000 - 5.000 per harinya.
Bahkan apabila sedang tidak dalam musim panen, Mbah Boiyem tak memiliki penghasilan sama sekali. Akibatnya dia harus menahan rasa laparnya.