Nyaman dengan Selingkuhan, Wanita Ini Pilih Bunuh Suaminya, Korban Diracun dan Dicekik

Demi nikah dengan selingkuhannya, wanita tega menghabisi nyawa suaminya. Korban ia racuni kemudian lehernya dicekik hingga meregang nyawa.
Pembunuhan tersebut ditutupinya dengan mengatakan jika suaminya sakit keras hingga menyebabkan kematian.
Memang jarak usia keduanya terpaut cukup jauh yakni 20 tahun.
Kondisi itulah yang dimanfaatkan pelaku dengan beralasan suaminya sakit keras.
Namun aksi jahatnya terbongkar juga. Setelah ditemuan petunjuk ini
Peristiwa tersbeut terjadi di Delhi, India. Dimana seorang wanita dilaporkan membunuh suami dibantu saudara selingkuhannya karena dia tidak bahagia dengan pernikahan yang dijalani.
Si pelaku disebut juga berusaha mengelabui penyelidik dengan mengaku suaminya itu meninggal karena sakit kronis, dengan rumah sakit menyebut dia mati karena "digantung".
Berdasarkan laporan media India, polisi Delhi pada Kamis (20/8/2020) menahan Priyanka, setelah wanita itu mengakui perbuatannya setelah diinterogasi.
Dilansir Gulf News Jumat (21/8/2020), perempuan berusia 30 tahun itu membunuh si suami dengan bantuan selingkuhan dan saudara selingkuhannya.
Saat ditanyakan apa motifnya, pelaku mengungkapkan dia tidak bahagia dengan pernikahan yang dialaminya dikarenakan jarak usia mereka sangat jauh.
"Pelaku dan suaminya mempunyai jarak usia hingga 20 tahun, di mana mereka tidak mempunyai anak," terang kepolisian di ibu kota India itu.
Disebutkan bahwa Priyanka berselingkuh dengan Veeru Burma, yang merupakan teman kakakya. Dia dikabarkan ingin menikah dengan Burma.
Bahkan, Priyanka juga dilaporkan sering berkunjung ke rumah Burma. Di sana, dia bertemu dengan saudara Burma, Karan, yang dikenalkan sebagai kerabatnya ke korban.
Segera setelah diterima suaminya, Karan tinggal bersama mereka. Di saat itulah, Priyanka meminta bantuan Karan untuk membunuh suaminya.
Dibantu dengan Karan itu, Priyanka kemudian bermufakat untuk membunuh suaminya dengan cara meracuni makanan yang disajikan ke korban.
Pada Selasa (18/8/2020), korban mulai kehilangan kesadaran setelah makanan makanan yang disajikan. Kondisi itu dimanfaatkan Priyanka dan Karan untuk melakukan serangan terakhir.
Sempat berdalih bahwa suaminya meninggal karena sakit kronis, pihak rumah sakit segera melapor ke polisi ketika mereka melakukan pemeriksaan.
Mereka menemukan bahwa di leher suami Priyanka ditemukan bekas seperti cekikan. Polisi kemudian menangkap Priyanka dan Karan. Sementara Burma kabur.
Kepolisian menerangkan berdasarkan keterangan relatif Priyanka, dia berniat menguasai harta suaminya dan mengubah atas namanya.
Selain itu, polisi juga mengungkapkan bahwa Priyanka dan suaminya kerap terlibat pertengkaran karena isu sepele.(*)