Seorang Balita Tewas Dianiaya Teman Dekat Ibunya Karena Sering Buang Air Sembarangan

Seorang balita berusia 4,5 tahun berinisial AF, di Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman, tewas diduga dianiaya teman dekat ibunya, JR (26).
Kepada polisi, JR mengaku melakukan penganiayaan itu karena jengkel dengan korban yang sering buang air sembarangan.
"Menurut keterangan, pelaku merasa jengkel. Korban kan masih balita, masih mengompol. Tersangka merasa risih, kemudian melampiaskan rasa jengkel pada korban" kata Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Deni Irwansyah, dikutip dari TribunJogja.com.
Kata Irwasnyah, pelaku melakukan penganiyaan dengan tangan kosong.
"Penganiayaan dilakukan dominan dengan tangan kosong seperti mencubit, pukul, jewer," katanya.
Untuk menutupi bekas penganiayaan yang dilakukannya, pelaku kerap memakaikan baju lengan panjang kepada korban.
Penganiayaan itu dilakukan pelaku saat ibu korban sedang tidak ada di rumah.
"Saat ada ibu korban penganiayaan tidak dilakukan, jadi dilakukan di luar pengawasan ibu," katanya.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 80 ayat 3 UU Nomor 35/2014 tentang perlindungan anak juncto Pasal 351 KUHP ayat 3, dengan hukuman 15 tahun penjara.(*)