Seorang Pria Ikat sang Mantan dengan Kabel untuk Menyaksikan Kekasih Barunya Dimutilasi

Baru-baru ini netizen tengah dihebohkan dengan sebuah kasus kriminal yang terjadi di Portugal.
Kejadian ini bermula ketika seorang pria mendatangi rumah seorang perempuan yang merupakan mantan kekasihnya dan kemudian mengikatnya.
Pria itu sengaja mengikat sang mantan kekasih untuk menyaksikan pemandangan yang akan membuat siapun trauma jika menyaksikannya.
Pria tersebut sengaja melakukan hal kriminal itu lantaran tak terima saat mengetahui perempuan yang dulu dicintainya telah kembali menemukan belahan jiwa.
Kalap, setelah mengikat sang mantan berikutnya dia menyeret kekasih baru sang mantan yang tak berdaya dan memutilasi organ intimnya dengan samurai hingga tewas kehabisan darah.
Usai aksi sadisnya, pelaku meninggalkan kedua korban yang terikat dengan kabel listrik. Menyaksikan adegan yang tak tertanggungkan, mantan kekasih pelaku masih mampu menyelamatkan diri dan menghubungi aparat. Pencarian pun dilakukan.
Pencarian aparat Portugal berakhir saat kepolisian Spanyol menemukan satu-satunya tersangka yang berasal dari Negeri Matador dan bernama Carlos Sande Fidalgo, diketahui telah mengakhiri hidup dengan melompat dari jembatan Kota Vigo.
Sebagaimana diberitakan Galamedia.com sebelumnya dalam artikel "Cinta Pengusaha Berujung Bak Film Sadis, Paksa Mantan Saksikan Kekasih Barunya Dimutilasi Enam Jam", rangkaian peristiwa mengerikan yang terjadi di desa kecil Portugal dekat perbatasan Spanyol itu masih diselidiki. Hingga kini warga masih diliputi kengerian dari kasus ini.
Keterangan polisi, tersangka yang juga pengusaha real estate dari Kota Vigo, Galicia tidak dapat menerima hubungan baru mantan istrinya setelah resmi bercerai Maret lalu. Tubuhnya ditemukan Rabu pagi di dekat Jembatan Rande yang membentang di Teluk Vigo dan masuk teritori Negeri Matador.
Polisi Spanyol memberitahu aparat Portugal yang diketahui memburu pria yang dicurigai melakukan pembunuhan brutal dengan korban berusia 53 tahun di vila kecil di Gondufe, 45 menit dari perbatasan kota Portugal, Ponte de Lima.
Laporan media setempat, pelaku mengikat kedua tangan mantan istrinya di belakang punggung dengan kabel listrik. Setelah itu korban, Nuria Rodriguez Gonzalez dipaksa menyaksikan alat kelamin kekasih barunya, Luis Miguel Fernandez dimutilasi dalam penyiksaan fisik yang berlangsung selama enam jam. Pelaku memutilasi menggunakan katana, jenis pedang dari Jepang.
Harian Portugal Diario de Noticias mengatakan penyelidik menduga mantan suami Nuria memasang pelacak GPS di mobilnya hingga dia bisa mengikutinya.
Polisi disiagakan setelah tersangka melarikan diri, sementara korban kini harus menjalani perawatan akibat shock yang dideritanya. Ia melarikan diri setelah melepas ikatan kabel yang membelenggu tangan dan kakinya.
Pelaku melarikan diri dari TKP dengan menggunakan jip mantan istrinya sebelum sengaja menabrakkannya lalu beralih menggunakan BMW 740 hitam miliknya yang ditemukan di dekat jembatan. Mayatnya ditemukan sekitar pukul 10.00 pagi waktu setempat pada hari Rabu oleh penjaga pantai yang ikut diturunkan oleh kepolisian.
Warga kota Entrimo di Galicia, tempat asal keluarga Luis Miguel memberikan penghormatan terakhir pada hari Jumat lalu dengan menggelar doa bersama. Mereka membuat plakat khusus yang menjadi pengingat kengerian peristiwa brutal yang mengakhiri hidup korban.
Sumber kepolisian mengatakan pelaku membobol properti yang disewa mantan istrinya untuk berlibur dengan kekasih barunya sebelum mengeksekusi aksi. Ia melacak keduanya dengan GPS setelah dibakar cemburu yang membuatnya tak bisa menerima hubungan baru mantan istrinya.***(Mia Fahrani/Galamedia.com)