Setiap Dana Desa Cair, Kepala Desa Ini Rutin Sewa PSK Cantik Masuk Hotel Lalu Jadikan Istri Simpanan

Dana desa yang dinanti-nantikan oleh masyarakat, ternyata perlahan-lahan disalahgunakan oleh oknum kepala desa.
Terbetik kabar, setiap kali dana desa itu cair dalam rentang waktu setiap enam bulan, sang kepala desa selalu menghubungi wanita cantik yang tak lain adalah pekerja seks komersial atau PSK.
PKS itu ternyata seorang wanita panggilan, yang sehari-harinya sebagai mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Makassar, Sulawesi Selatan.
Aib itu dibongkar mahasiswi cantik tersebut, ketika sang kepala desa mulai bertingkah aneh terhadapnya.
RH, mahasiswi cantik ini mengaku telah menjadi langganan seorang kepala desa (Kades).
Parahnya, mahasiswi ini menyebut sang kepala desa menggunakan jasanya setiap dana desa cair.
RH Blak-blakkan, bahwa pelanggannya mulai dari oknum pejabat hingga pengusaha.
Bahkan, ada pula oknum kepala desa (Kades) yang selalu tetap ahkan rutin mem-booking RH.
Mahasiswi RH selalu melayani nafsu birahi para oknum kepala desa.
Ia bahkan berhari-hari melayani satu oknum kepala desa.
“Pakde (kepala desa) kadang sekali datang dalam enam bulan.
Kalau datang kadang kita dibooking tiga hari, sehabis pencairan gaji (dana desa),” ujar RH kepada awak media sebagaimana dikutip dari antvklik.com.
Gadis bertubuh mungil yang mengaku mahasiswi semester lima di salah satu kampus di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, itu mengaku bahwa pelanggannya ada dari beberapa kabupaten.
“Ada beberapa, kebanyakan dari kabupaten kalau desa. Nggak usah saya sebutkan alamatnya,” ujarnya.
Selama covid-19 dirinya pun sepi pelanggan lantaran adanya larangan melakukan perjalanan lintas daerah.
“Ada juga yang nekat datang, tapi hanya satu atau dua orang,” jelasnya.
Fakta lainnya, Seorang PNS Pelanggan Tetap PSK Muda, Mobil Hilang Dibawa Kabur Setelah Dicekoki Miras
Lain pula halnya dengan nasib sial yang menimpa seorang PNS berinisial HS (53) ini.
Ia kehilangan mobilnya usai berkencan dengan PSK muda.
PNS tersebut merupakan warga Kabupaten Se
marang.
Saat kencan dengan PSK muda tersebut, HS dibuat mabuk berat dan tak sadarkan diri di salah satu hotel.
Saat itulah, PSK yang disewanya, Santi (22) membawa kabur mobilnya.
Peristiwa itu terjadi sudah tiga tahun yang lalu, dan Santi akhirnya baru bisa diamankan polisi.
Dilansir dari Surya.co.id, Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat mengatakan tersangka adalah Santi (22) warga Tegalrejo Argomulyo, Salatiga.
Tersangka Santi diketahui kabur usai melakukan aksinya dan menjadi buronan selama kurang lebih tiga tahun tersebut."Yang bersangkutan berhasil ditangkap di Kabupaten Grobogan," kata Rahmad Hidayat.
Cekoki korban miras
Dari pengakuan tersangka sebelum membawa kabur mobil KIA Visto nopol H 9285 WI, korban terlebih dahulu dicekoki miras sampai mabuk.
Menurut AKBP Rahmad Hidayat, peristiwa itu dilakukan di Hotel Permata, Cebongan, Kecamatan Argomulyo Salatiga pada 14 Agustus 2017.
Untuk memuluskan aksinya, Santi pun tidak bekerja sendirian.
AKBP Rahmad Hidayat mengatakan, dalam aksinya tersangka dibantu oleh temannya yang berinisial FEN yang saat ini masih dalam proses pengejaran petugas.
Ia juga menjelaskan, korban rupanya merupakan pelanggan tetap Santi sehingga membuat Santi lebih mudah menjebaknya.
"Tersangka Santi ini diketahui berprofesi sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) dan korban adalah pelanggan tetapnya," katanya.
Usai membawa kabur mobil milik pelanggannya itu, Santi pun kemudian menjualnya.
Santi menuturkan bahwa penjualan mobil itu ia lakukan melalui perantara seorang temannya di daerah Grobogan.
"Saya mendapat bagian Rp 4,2 juta habis untuk memenuhi kebutuhan hidup," jelasnya.
Rupanya, kasus yang dialami HS ini bukan pertama kalinya.
Rahmad Hidayat menyatakan, pelaku merupakan perempuan penghibur yang paling dicari polisi lantaran kerap membawa kabur kendaraan milik pelanggannya.
Diakui, polisi membutuhkan waktu cukup panjang untuk menangkap pelaku hingga akhirnya berhasil ditangkap.
Diancam 7 Tahun Penjara
Rahmad Hidayat juga menjelaskan, saat ini polisi masih melakukan pengembangan terkait kemungkinan ada pelaku lain yang membantu aksi kejahatan pelaku mencuri kendaraan pelanggannya.
"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.
Ancaman hukuman maksimal tujuh tahun," ujarnya.
Artikel ini telah tayang di tribunnews.com dengan judul: Kelakuan Sang Kades Usai Dana Desa Cair Terkuak Berhari-Hari Sewa PSK Punya Panggilan Khas: https://kaltim.tribunnews.com/2020/08/14/kelakuan-sang-kades-usai-dana-desa-cair-terkuak-berhari-hari-sewa-psk-cantik-punya-panggilan-khas?page=all