Tempeleng dan Injak Kaki hingga Berdarah, Begini Kronologi Anak Aniaya Ibu Kandung di Makassar

Malang benar nasib nenek Indah Dg Bollo, warga Jl Musyawarah 4, Kecamatan Panakukkang, Kota Makassar.
Nenek 70 tahun itu tidak menyangka anak yang dikandungnya selama sembilan bulan, tega menganiaya dirinya.
Ialah Hamsah (48), sang anak sekaligus pelaku penganiaya Indah Dg Bollo yang kini mendekam di sel tahanan Mapolsek Panakukkang, Makassar.
Hamsa ditangkap Unit Reskrim Polsek Panakukkang, Jumat (21/8/2020) dini hari atau beberapa jam pasca kejadian.
Kanit Reskrim Polsek Panakukkang, Iptu Iqbal Usman menuturkan, kejadian itu bermula saat sang ibu Indah Dg Bollo hendak melerai pertengkaran Hamsah dan ponakannya, Hendrik.
Pertengkaran itu dipicu saat Hamsah menagih angsuran pembayaran motor ke Hendrik.
Entah apa sebab, keduanya pun terlibat adu mulut hingga pertengkaran fisik.
Indah Dg Bollo yang tinggal serumah dengan cucunya, Hendrik pun bergegas melerai pertengkaran yang terjadi.
Bukannya meredah, Hamsah malah makin beringas takkala ia beranggapan bahwa sang ibu Dg Bolo, membela Hendrik.
Akibatnya, Hendrik dan Dg Bollo pun terkena pukulan sang anak, Hamsah.
"Jadi ini ibu (Indah Dg Bollo), ceriyanya mau melerai ini si pelaku (Hamsah) dan cucunya (Hendrik) yang terlibat keributan saat menagih angsuran motor," ujar Iqbal.
Saat melerai, Dg Bollo ternyata juga kena pukulan dari si pelaku setelah sebelumnya memukul si Hendrik cucu korban.
Pukulan yang dialami Indah Dg Bollo oleh sang anak Hamsah, terbilang cukup beringas.
Mengingat orang yang dipukul adalah ibu kandung sendiri.
"Jadi perbuatannya ini pelaku (Hamsah) dia tempeleng, dia maki, sempat juga dia injak kakinya hingga berdarah sama tangannya," ungkap Iqbal.
Akibat perbuatan sang anak, Indah Dg Bollo pun harus menjalani perawatan medis.
"Sempat dibawa ke rumah sakit itu malam, tapi langsung memangji pulang," tuturnya.
Kasus itu kini dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Panakukkang, Makassar.