Viral Kisah Pasangan Sehidup Semati di Gowa, Sulsel: Meninggal Selang 1 Jam

Janji menjadi pasangan sehidup semati telah menjadi takdir bagi Muhamad Idrus Makkawaru (76) dan Siti Saniah (64). Pasangan asal Gowa, Sulsel, itu meninggal dunia dalam waktu berselang satu jam.
Anak dari pasangan Idurs dan Siti Saniah, Ahmad Mujahid (51) mengatakan, orang tuanya meninggal pada Minggu (26/8). Keduanya memiliki riwayat jantung.
"Ibu saya duluan meninggal, sekitar pukul 18.30 WITA, habis Magrib. Dan kemudian setelah Isya, ayah juga tutup usia. Jadi hanya berselang satu jam," kata Ahmad kepada wartawan pada rabu (19/8).
Ia menambahkan, pada saat ibunya mengalami sakaratul maut, ayahnya terus menuntun mengucapkan dua kalimat syahadat.
"Saat ibu saya sudah sulit bernafas, ayah dan saya terus ada di dekatnya. Dan bahkan, saat ibu sakaratul maut, ayah yang bisikkan syahadat dan setelah itu, ibu sudah tidak ada," bebernya.
Pada saat itu, kondisi Idrus masih sehat. Bahkan, ia sempat mengurus perlengkapan penyemayaman istrinya. Idrus juga yang mengangkat jenazah istrinya.
"Setelah semua beres, ada gelagat mencurigakan dari ayah. Ia periksa badannya sambil berzikir, dia tenang dan tiba-tiba sesak napas dan meninggal juga," ucapnya.
Tak lama kemudian, Idrus pun meninggal menyusul sang istri.
Idrus merupakan kiai dari organisasi NU. Semasa hidupnya, ia turut aktif dalam organisasi NU mulai dari Ansor, Pemuda NU hingga menjadi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng.
Setelah pensiun, ia kemudian menghabiskan waktunya dengan mengajar di sejumlah masjid di Makassar. Meski begitu, ia tak pernah menganggap dirinya sebagai kiai.
"Beliau terus mengajar mengaji, ia tidak pernah mengaku Kiai, dia tidak pernah cantumkan di depan namanya, meski orang lain memanggil seperti itu," pungkas Ahmad