Wanita Tega Buang Bayi yang Baru Dilahirkannya di Semak, Dilempar Saat di Perjalanan ke Rumah Ibunya

Sungguh malang nasib bayi yang baru lahir di China ini.
Ia dibuang oleh ibu kandungnya.
Sang ibu tega membuang bayi yang baru dilahirkannya itu ke semak-semak.
Wanita itu diduga melemparkan bayi laki-lakinya yang baru berusia satu hari ke semak-semak di tengah perjalanan ke rumah ibundanya.
Menurut laporan media lokal dikutip dari Daily Mail, ibu itu tega berbuat demikian karena merasa tidak mampu membesarkannya.
Beruntung, bayi malang ini telah diselamatkan warga.
Si bayi ditemukan sekira pukul 13.30, Senin (3/8/2020).
Setidaknya bayi mungil ini tinggal di semak-semak selama 17 jam sebelum dievakuasi warga.
Salah seorang penduduk dari Desa Hong, Prefektur Dehui di Provinsi Jilin China menemukannya, menurut keterangan polisi.
Dia ditemukan tergeletak di semak-semak di sisi utara Jembatan Sungai Wukai.
Qu, yang menemukan bayi itu mengatakan dia melihat semut dan lalat sedang mengerubungi bayi tersebut.
Bahkan banyak bekas gigitan serangga di tubuh dan wajahnya.
"Leher anak itu penuh semut," ujarnya.
Pasca penemuan bayi ini, polisi langsung dipanggil dan menuju lokasi.
Setelah diselidiki, polisi menilai bayi itu lahir sekitar pukul 8 malam waktu setempat, pada Sabtu dari seorang wanita bernama Guo.
Diduga, Guo melahirkan di apartemennya sendiri.
Guo melintasi Jembatan Sungai Wukai dalam perjalanan ke rumah ibunya pada Minggu malam.
Di sana, dia memutuskan untuk melemparkan putranya dari jembatan ke semak-semak di sekitarnya.
Salah satu polisi, Pan Xin mengatakan bocah itu dalam kondisi lemah ketika dia dan rekan-rekannya tiba di tempat kejadian.
"Meskipun dia bernapas, dia hampir tidak sadar dan tubuhnya mulai kaku," ujar Xin.
Guo mengaku kepada polisi bahwa dia membuang bayinya karena merasa tak mampu membesarkannya.
Guo menuturkan bahwa dia merasa berat dengan kondisi keuangannya saat ini.
Lebih lanjut, bayi itu telah dievakuasi ke Rumah Sakit Anak Changchun.
Dia dalam kondisi stabil setelah perawatan dan dirawat oleh lembaga kesejahteraan.
Kini, Guo berada di bawah tahanan polisi.
Investigasi lebih lanjut sedang dilakukan.