Allah Tak Kabulkan Orang yang Sudah Meninggal Dunia Minta Dikembalikan ke Dunia, Ini Alasannya

 


Perlu diingat, bahwa orang yang telah meninggal dunia segala urusan duiawinya sudah terputus kecuali tiga hal yaitu doa anak yang sholeh, ilmu yang berguna dan amal zariah.

Jadi segala apapun yang berkenaan dengan dunianya, baik itu hartanya atau jabatan selama hidup di dunia tidaklah dapat beguna sedikitpun.

Oleh karena itu, hendaknya untuk kita senantiasa mengoptimalkan segala bentuk ibadah. Supaya kelak kita tidak termasuk orang yang rugi dan menyesal.

Sebagai mana Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman, “Tidaklah berguna baginya hartanya dan apa yang dia usahakan. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak (neraka).” (QS. Al Lahab: 2-3)

Allah SWT memberikan gambaran bagaimana orang kafir menyesali hidupnya, mereka berharap agar dikembalikan kedunia saat detik-detik menghadapi kematian.

Sehinga mereka mendapatkan tambahan usia untuk memperbaiki dirinya, namun itu hanya ucapan lisan yang sama sekali tidak bermanfaat baginya.

Kemudian Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyatakan bahwa, setelah mereka mati akan ada barzah atau diding pemisah antara dirinya dengan kehidupan dunia.

Mereka yang sudah memasuki barzah, tidak akan lagi bisa keluar darinya (barzah atau diding pemisah antara dirinya dengan kehidupan dunia).

Allah berfirman dalam alquran, “(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka.

Ia berkata,Ya Tuhanku kembalikanlah aku (kedunia), agar aku bisa bebuat amal yang soleh yang aku tinggalkan.

Sekali-kali tidak, sesungguhnya itu adalah perkataan yang dia ucapkan saja, dan dihadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan”. (QS. Al Mukminun: 99-100).**