Atta Halilintar Terindikasi Positif COVID-19, Sempat Sesak Napas

 


 Atta Halilintar mengungkapkan hal mengejutkan yakni ia mengaku sempat terindikasi positif COVID-19. Calon suami Aurel Hermansyah ini mengatakan beberapa kali sempat melakukan swab tes namun hasilnya samar-samar. Alhasil, Atta Halilintar melakukan tes selanjutnya.

Bahkan putra sulung dari Gen Halilintar ini juga sempat melakukan isolasi mandiri beberapa minggu karena merasakan gejala COVID-19. Lantas seperti apa kisah Atta Halilintar yang sempat terindikasi positif COVID-19? Berikut penjelasannya.

Foto : YouTube/Atta Halilintar

Sebagai YouTuber yang wara-wiri rajin membuat konten, Atta Halilintar juga rawan terinfeksi COVID-19. Oleh karena itu, pria berusia 25 tahun ini kerap kali melakukan tes rapid. Namun rupanya saat melakukan tes, Atta Halilintar mendapatkan hasil mengejutkan.

“Jadi dihasil (tes rapid) saya tuh ada rabun ya. Tapi samarnya samar banget ya, bukan ada merahnya,” kata Atta Halilintar dilansir IntipSeleb dari YouTube Atta Halilintar dengan judul Kata Dokter ATTA Pernah Positif CORONA pada Senin, 26 Oktober 2020.

“Nah kalau misalkan samar begitu bang, hitungannya adalah ada indikasi abang kemungkinan terinfeksi (COVID-19),” balas dokter yang memeriksa Atta Halilintar.

Namun dokter tersebut tidak langsung memberikan tindakan kepada YouTuber dengan 25,9 juta subscribers itu. Ia menjelaskan jika Atta Halilintar harus melakukan tes PCR (Polymerase Chain Reaction) untuk tes yang lebih pasti.

“Saya juga pernah kaya gini. Pas di rapid, ada tuh rabun. Rapid antibodi, yang ditusuk. Pernah rabun, saya juga khawatir. Wih, rabun nih. Tapi rabunnya, rabunnya banget. Kalau liat sekilas gak apa-apa, normal kaya yang lain. Tapi kalau diterawang, kena lampu, sedikit tipis (samar),” lanjut Atta Halilintar.

Atta Halilintar Sempat Isolasi Mandiri

Lebih lanjut lagi, dokter yang memeriksa Atta Halilintar menjelaskan faktor-faktor tes rapid bisa muncul garis samar. Menurutnya, bisa jadi sudah pernah kena COVID-19 tetapi sudah sembuh hingga bisa terdapat infeksi yang masih aktif.

“Berarti bisa jadi saya sudah pernah kena COVID-19 ya?” tanya pria kelahiran 20 November 1994 ini.“Mungkin. Mungkin, ada kemungkinan. Tergantung tadi reaktif yang bagian mana bang,” sahut sang dokter.

Lebih lanjut lagi Atta Halilintar mengaku sempat merasakan gejala-gejala COVID-19 seperti sesak napas hingga penciuman berkurang. Oleh karena itu ia melakukan isolasi mandiri di rumah hingga 2 bulan. Tapi kini Atta Halilintar bisa bernapas lega.

“Nah cuman saya tuh di PCR lab gak pernah, allhamdulillah nya belum positif. Siapa tau pas saya PCR, udah sembuh. Soalnya saya udah pernah ngerasain sesak napas, jantungnya deg-degan, udah pernah. Saya itu udah 3 kali rapid, semua IgG (Immunoglobulin) nya rabun. Semuanya ada, tapi pas saya PCR semuanya negatif. Berarti udah pernah saya (COVID-19), udah sembuh tapi,” tutup Atta Halilintar.