Kabar Gembira, Jokowi Diam-diam Sudah Amankan 213 Juta Vaksin Covid-19

 


Harapan Indonesia akan segera mengakhiri pandemi virus corona Covid-19 dan hidup kembali normal masih ada. Pasalnya pemerintah sudah mengamankan 213,1 dosis jutaan vaksin Covid-19 dari para produsen vaksin.

Pada tahun 2020 ini, pemerintah sudah mengamankan 18,1 juta vaksin. Di antaranya vaksin Cansino sebanyak 100 ribu dosis, vaksin G42/Sinopharm sebanyak 15 juta dosis dan vaksin Sinovac sebanyak 3 juta dosis.

Sinovac juga menyanggupi untuk mengirim 15 juta vaksin dalam bentuk "bulk".

Sedangkan pada 2021 nanti, pemerintah akan mendapatkan 195 juta dosis vaksin. Di antaranya vaksin G42/Sinopharm sebnayak 50 juta dosis, vaksin Cansino 20 juta dosis dan Sinovac 125 juta dosis.

Untuk vaksin Cansino merupakan "Single Dose" yang atrinya satu orang hanya membutuhkan 1 dosis.

Vaksin G42/Sinopharm dan Sinovac merupakan "Dual Dose" yang artinya membutuhkan 2 kali vaksinasi untuk satu orang.

Dari kunjungan Menlu Retno Marsudi dan Menteri BUMN Erick Thohir beberapa waktu lalu ke Inggris, Indonesia juga berhasil mengamankan 100 juta dosis vaksin dari Astrazeneca. Vaksin tersebut akan datang pada semeser I-2021 nanti secara bertahab.

"Kita melakukan pertemuan dengan Astrazeneca dan berjalan dengan baik. Indonesia sampaikan permintaan 100 juta vaksin untuk 2021 dan Astrazeneca menyambut baik permintaan tersebut," kata Retno Marsudi.

Saat ini pemerintah sedang mengusahakan sisanya. Target pemerintah harus mengamankan 350 juta dosis vaksin untuk disuntikan kepada 170 juta penduduk Indonesia.

Caranya dengan menjajaki kerjasama dengan produsen vaksin lainnya atau dengan memproduksi vaksin sendiri yang diberi nama vaksin Merah Putih. (CNBC)