Kini Sedang Mengidap Penyakit Mematikan yang Menggerogoti Tubuhnya, Feby Febiola Ngaku Pasrah hingga Rela Meninggal di Meja Operasi

 

Beberapa waktu lalu, artis cantik Feby Febiola sempat menghebohkan publik.

Hal ini dikarenakan Feby Febiola dan sang suami, Franky Sihombing membagikan fotonya dengan rambut botak.

Ternyata Feby Febiola mengidap penyakit ganas yang bersarang di dalam tubuhnya.

Sebelum operasi dimulai, Feby berdoa dan mengakui kesalahannya, dan mempersiapkan hal terburuk terjadi.

Feby siap jika setelah operasi dia harus menghadap Sang Pencipta.

"Waktu gue divonis sakit dan masuk ke ruang operasi gue bilang sama Tuhan, ya sudah inilah gue, baik buruk gue, apa yang gue lakukan, kalau Tuhan mau panggil ya sudah," kata Feby Febiola di Instagram.

Feby Febiola

Di titik itu, Feby merasa tenang dan lega untuk menjalan operasi.

Ternyata apa yang dia khawatirkan tidak terjadi.

Setelah operasi, Feby lekas sadar dan pulih.

Feby langsung mendengar jika operasi yang baru saja dilakukan adalah pengangkatan rahimnya karena kanker.

Feby cukup tenang dengan keputusan dokter atas rahimnya.

"Gue sampai ngomong gitu, gue masih sadar, gue bangun, gue ketemu suami gue, rahim gue udah diangkat dan itu kanker,"

"Oh, ya sudah gue setenang itu, gue juga bingung kenapa gue setenang itu," tutupnya.

Berjuang Hadapi Kanker Ovarium

Artis Feby Febiola sudah lama tidak tampil di dunia hiduran.

Kini istri dari Franky Sihombing ini menghadapi kenyataan hidup mengidap penyakit kanker ovarium stadium 1C.

Ia telah melakukan operasi pengangkatan rahim serta memangkas habis rambutnya.

Artis peran Feby Febiola bercerita panjang tentang kehidupan kepada presenter Daniel Mananta.

Dalam video di kanal YouTube Daniel Mananta Network, Feby Febiola bercerita tentang awal pengalamannya tinggal di Bali, dunia keartisan, serta penyakit kanker yang diidapnya.

Berikut kisah Feby Febiola yang dilansir Bangkapos.com dari Kompas.com.

Tidak tertarik dengan dunia keartisan

Setelah menikah dengan Franky Sihombing, Feby Febiola mengaku sudah tidak tertarik dengan dunia hiburan yang membesarkan namanya.

"Jadi waktu gue habis married, kita memutuskan untuk pindah ke Bali. Terus terang gue sudah rada enek ya sama dunia entertainment," kata Feby Febiola, seperti dikutip Kompas.com, Kamis (15/10/2020).

"Mendadak segala sesuatu yang dulu menjadi core hidup gue, sesuatu yang gue banggakan itu kayak sudah enggak ada daya tariknya lagi," ujar Feby lagi.

Oleh sebab itu, Feby dan suami memutuskan untuk pindah dari Jakarta dan menetap di Bali.

Bahkan, sebelum pindah, Feby Febiola menolak tawaran bermain sinetron kejar tayang.

"Kayak udah enggak ada yang surprise me lagi yang bikin gue excited lagi. Akhirnya, ya sudahlah kami pindah ke Bali," ucap pemeran Tante Amerika dalam sinetron Tersanjung ini.

"Gue inget banget waktu itu gue dapat kontrak striping terus gue tinggalin, gue enggak mau, terus gue pindah ke Bali," kata Feby melanjutkan.

Perjuangan awal pindah ke Bali

Namun, bukan hal yang mudah bagi Feby Febiola menghadapi tahap awal kepindahannya ke Bali.

Saat itu, Feby dan Franky memulai kehidupan yang sederhana dengan tinggal di sebuah indekos.

"Kami pindah ke Bali itu benar-benar nol. Pertama kali kami ngekos karena gue mikirnya gini, gue udah enaklah kalau di Jakarta semua harus serba glam," kata Feby.

Feby Febiola dan Franky Sihombing

"Terus kami mikir kami mesti jaga pengeluaran ya daripada kami jor-joran sewa rumah," sambungnya.

Setelah berpindah-pindah tempat kos, Feby Febiola akhirnya menyewa sebuah rumah kontrakan sederhana.

Ia juga sempat membuka bisnis kafe, tetapi sayangnya tidak berhasil.

"Dua sampai tiga kali kami pindah kos terus buka kafe tapi gagal, terus pindah ke rumah kontrakan yang sederhana, jangan pikir rumah kontrakannya yang bagus, ini yang biasa banget," tutur Feby.

Meski mengalami hal yang berat di awal kepindahannya ke Bali, Feby Febiola dan suami tetap berjuang melewatinya.

Soal penyakit kanker yang diidapnya

Setelah kehidupannya mulai berjalan lancar, Feby Febiola menghadapi kenyataan bahwa ia mengidap penyakit kanker ovarium stadium 1C.

Feby Febiola berpendapat tak sedikit orang yang berprasangka buruk dengan apa yang dia alami.

"Kadang orang-orang merasa kalau misalkan ada sesuatu yang buruk terjadi, 'Wah pasti ini hidupnya penuh dengan dosa nih'. Padahal, kan belum tentu," kata Feby.

Menurut Feby Febiola, semua yang terjadi dalam hidupnya justru membuatnya berubah dan mendapatkan pengalaman spiritual.

"Maksud aku kayak orang gampang banget untuk berbicara menghakimi orang cuma karena sesuatu terjadi. Mungkin juga itu harus terjadi selama hidupnya dia supaya dia berubah, supaya dia mungkin menemukan Tuhan," ucapnya.

Perempuan kelahiran 27 Mei 1978 itu merasa penyakit yang diidapnya justru membawanya untuk berbagi pengalamannya kepada banyak orang.

"Bayangin enggak sih kalau misalnya gue enggak mengalami kanker ovarium, botak mungkin, lu enggak akan ngundang gue dan sekarang gue ada di sini menceritakan kebaikan Tuhan," tutur Feby.

"Kalau bukan karena gue udah dijatuhin sampai hancur berantakan, operasi diangkat rahim, kemoterapi gue tidak mengalami itu, gue tidak ada sesuatu yang buat diceritakan di sini," lanjutnya.

Feby Febiola mengaku awalnya merasa berat mengungkapkan penyakitnya kepada publik karena takut kembali mendapat hujatan dari warganet.

Pada akhirnya, berkat dukungan sang suami, Feby Febiola memberanikan diri untuk mengunggah foto dirinya dengan kondisi kepala tanpa rambut.

Setelah mengunggah foto itu, Feby Febiola justru mendapat banyak dukungan dari warganet.