Kisah Nyata - Daripada Pusing Istri Relakan Suaminya ke Wanita Pelakor dengan Bayaran Rp 100 Juta

 


 


Perjalanan biduk rumah tangga tak selalu berlayar mulus dan menyenangkan.

Ada saja masalah yang dihadapi setiap pasangan suami istri, terutama hadirnya orang ketiga atau pelakor.

Ya, pelakor memang salah satu masalah yang paling sering menjadi pemicu retaknya sebuah biduk rumah tangga.

Tanpa bicara, satu dunia pun sepakat bila pelakor adalah duri tajam dalam sebuah pernikahan.

Aksi pelakor yang tega rebut suami orang tanpa basa-basi tentu saja membuat para istri gerah dan waswas.

Buntutnya, pada istri bakal menghalalkan segala cara untuk melindungi suami dari incaran pelakor.

Tapi apa jadinya bila sang istri justru menyerahkan sang suami kembali ke pelukan pelakor?

Ya, kedengaran mustahil, tapi itulah yang dilakukan oleh seorang wanita di India bernama Ramya.

Dilansir dari The Star, keputusan Ramya ini sungguh tidak terduga.

Pasalnya, selama ini kerabat mengenal Ramya sebagai wanita yang begitu mencintai suaminya.

Sehingga sungguh mengherankan bila Ramya tiba-tiba saja melepaskan sang suami ke pelukan pelakor.

Rupanya keputusan Ramya ini bukan tanpa sebab.

Saat memergoki suaminya selingkuh dengan wanita lain, Ramya tidak langsung meledak marah.

Ramya justru mengajak suaminya duduk membicarakan masa depan rumah tangga mereka.

Bahkan sang pelakor yang juga terpergok ada di lokasi ikut nimbrung ke dalam percakapan tersebut.

Hingga akhirnya pembicaraan mengenai utang keluarga yang terus menumpuk pun timbul ke permukaan.

Melihat masalah utang ini sebagai celah, sang pelakor suami tiba-tiba saja mengusulkan diri bakal bantu lunasi utang.

Kendati demikian, bantuan yang ditawarkan ini tidak datang dengan gratis.

Ramya harus bersedia melepaskan sang suami dengan imbalan uang untuk menutup utang.

Kasarannya, Ramya diminta sang pelakor untuk menjual suaminya sendiri.

Mendengar penawaran tersebut, wanita berdarah India ini pun tergiur untuk berpisah dengan suaminya.

Terlebih lagi ketika rumah tangganya sendiri juga sudah tidak seharmonis dulu.

Dipepet masalah utang yang tak berkesudahan, Ramya akhirnya setuju untuk menjual suaminya dengan biaya tertentu.

Sang suami sempat terkejut melihat keputusan Ramya, tapi akhirnya ikut setuju menjadi obyek penjualan.

Awalnya Ramya menjual sang suami dengan harga 1,7 Rupee atau sekitar Rp 300 juta.

Namun harga tersebut dinilai sang pelakor terlalu mahal, sehingga ia berusaha menawarkan harga yang lebih murah.

Setelah debat panas kanan-kiri, Ramya dan sang pacar gelap suami menemui titik temu.

Akhirnya, Ramya melepas suaminya ke pelukan pelakor dengan harga 500 ribu Rupee atau sekitar Rp 100 juta.

Kendati sempat sakit hati cintanya digadai pada orang lain, Ramya sedikit bernapas lega bisa melunasi utang yang membayang-bayangi hidupnya.

Perselingkuhan sang suami justru menyelamatkannya dari jurang utang.(*