Nadya Mustika Akhirnya Akui Jika Perceraiannya dengan Rizki DA Hanyalah Settingan

 


Pemberitaan soal perceraian Nadya Mustika dan rizki DA memang kian terdengar.

Bahkan tampaknya semakin haru selalu ada saja masalah baru yang muncul.

Tak kunjung klarifikasi soal apa yang terjadi, berbagai spekulasi pun muncul seolah menebak situasi yang sebenarnya.

Terlebih Nadya dikabarkan tengah mengandung, sehingga banyak yang menuding Rizki sebagai suami yang lari dari tanggung jawab.

Rumah kontrakan sempit dan sederhana yang ditinggali nadya di Bandung pun terbongkar.

Kebencian netizen semakin memuncak saat Rizki membiarkan sang istri merana tanggung kehamilan seorang diri.

Sempat bungkam, kini Nadya akhirnya mau buka suara.

Hal tersebut ia ungkapkan secara langsung dalam YouTube KH INFOTAINMENT, pada Kamis (29/10/2020).Kala itu Nadya tengah melakukan perawatan wajah.

Saat ditanya soal hubungannya dengan sang suami ia tampak santai saja.

Nadya bahkan menampik kabar soal dirinya yang diakabarkan sudah ditalak sang suami.

"Alhamdullilah kita baik-baik aja kok, ketemu juga lancar, komunikasi lancar," papar Nadya Mustika.Tak hanya dengan suami, ia dan ibu mertua juga masih lancar berkomunikasi.

"Iya, komunikasi lancar, kita selalu musyawarah dengan baik-baik, baik-baik ajalah,Dalam rumah tangga itu masalah pasti ada ya, dijalani dengan baik, jangan pakai emosi atau gimana, selalu musyawarah baik-baik, nanti juga mendapat hasil yang terbaik," tutur Nadya Mustika.

Ia lantas mengklarifikasi soal hubungannya dengan suami tercinta.

"Tidak benar, orang kita masih baik-baik aja kok,

Ya mereka tuh enggak tahu, emang semua enggak harus diekspose jugaPokoknya kita baik-baik aja, kita juga suka ketemu kok, pokoknya doain aja yang terbaik. Harus pintar membaca berita juga," papar sarjana kebidanan itu.

Saat berita miring menimpa rumah tangganya, ia lebih memilih berserah diri pada sang pencipta.

"Ya karena ada ujian juga karena mungkin alhamdullilah Nadya-nya juga kuat, jadi harus bersikap serahin aja sama Allah, punya Allah kenapa harus takut, selagi kita benar," bebernya.