Sembuh dari Tumor, Umi Pipik Ungkap Ayah Meninggal karena Sakit yang Sama


 Istri mendiang Ustaz Jefri Al Buchori (Uje), Umi Pipik, mengaku sudah 90 persen sembuh dari tumor kelenjar getah bening yang diidapnya sejak tiga tahun lalu. Perempuan bercadar itu mengaku memang garis keluarganya ada yang mengidap pemyakit serupa.

"Kalau keturunan iya. Almarhum ayah saya tuh tumor kelenjar getah bening dan itu cepat banget prosesnya," kata Umi Pipik ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (13/10/2020) malam.

Namun, Umi Pipik tak mau menebak keturunan menjadi sebab utama. Sebab, perempuan 42 tahun ini mengaku juga kurang menjaga gaya hidup sehat.

"Turunan ada, tapi mungkin karena saya hidupnya yang nggak teralu menjaga. Jadi kan mungkin terlalu capek. Makanannya, acaranya, jadi nggak teratur banyak pikiran juga," lanjutnya.

Umi Pipik pun bersyukur tumor kelenjar getah bening itu kini sudah mengempis hilang. Ia lantas memberi tips pada mereka yang mengidap sakit serupa.

"Yang menyembuhkannya tetap Allah. Cuma ini tips aja sih buat yang pada sakit menderita apapun, dari diri kita harus ada semangat sembuh, jadi akhirnya ada semangat buat kitanya. Apapun melakukan aktivitas normal ya, olahraga, makan sehat," kata Umi Pipik.

Umi Pipik mengimbau jangan sampai pikiran negatif menguasai. Terpenting harus pasrah kepada Tuhan.

"Jangan sampai kita terpuruk 'aduh kita sakit' padahal Allah kan yang akan menyehatkan yang menyembuhkan insya Allah," lanjutnya.

Umi Pipik mengaku awal sakitnya ia rasakan saat mengisi kajian di wilayah Kalimantan beberapa tahun lalu. Ia pun divonis mengidap tumor kelenjar getah bening tiga tahun lalu.

"Sejak tiga tahun lalu (vonis)," ungkap Umi Pipik.

Sakitnya sendiri ia rasakan saat mengisi kajian di daerah Kalimantan. Ia pun akhirnya diperiksa dan divonis tumor kelenjar getah bening.

Kemudian, dua tahun lalu ia merasa sakit yang teramat hingga memeriksakan diri ke Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta. Saat itu ia langsung disarankan operasi, namun menolaknya.

Umi Pipik juga menyembunyikan sakitnya itu dari anak-anaknya. Namun, belum lama ini Abidzar akhirnya memergoki hasil lab, hingga kian protektif menjaga sang ibu bersama adik dan kakaknya.