Terlahir dari Hasil Hubungan Gelap sang Ibu dengan Seorang Pria Beristri, Bayi Malang Ini Sengaja Dibiarkan Mati Kelaparan oleh Orang Tuanya, Tubuhnya yang Tinggal Tulang Dibalut Kulit Diemukan di Dalam Lemari


 Seorang bayi ditemukan dalam keadaan yang memprihatinkan di dalam lemari.

Tubuh bayi malang itu sangat kurus hingga nampak seperti tulang yang dibalut kulit.

Dilansir dari The Sun, bayi itu sengaja disembunyikan di dalam lemari oleh ibu kandungnya, Yulia (37).

Yulia diduga "berharap agar bayi malang itu mati kelaparan", lapor outlet berita Krasnoturyinsk Live yang mengungkap kasus mengerikan ini.

Akibat perbuatannya, Yulia telah ditahan dengan tuduhan 'menyiksa' anak dan diancam hukuman 7 tahun penjara.

Sementara kasusnya sendiri tengah diselidiki oleh Komite Investigasi Rusia.

Bayi malang itu sendiri awalnya ditemukan oleh teman Yulia.

Seorang sumber mengatakan, Yulia mengundang teman-temannya ke rumah untuk mengadakan pesta ulang tahun putranya yang ke-13.

Tak disangka salah satu teman Yulia mendengar suara tangis yang lirih di rumahnya.

Ia pun bertanya kepada Yulia perihal suara tangis yang datang dari dalam kamar yang selalu terkunci itu.

Namun, Yulia hanya menjawab bahwa suara itu berasal dari boneka yang sudah rusak.

"Salah satu teman yang hendak merokok di tengah pesta memutuskan untuk memeriksa kamar itu setelah mendengar suara tangisan tersebut," kata seorang sumber.

"Dia membuka lemari pakaian, melihat ke dalam tas dan menemukan bayinya."

Usut punya usut, Yulia rupanya merahasiakan bayi itu dari semua orang.

Sebab, bayi itu merupakan hasil hubungan gelapnya dengan seorang pria beristri.

Yulia yang berstatus janda selama ini menyembunyikan kehamilan hingga kelahiran anak ketiganya itu.

"Dia ingin membunuh bayi itu tetapi tak sampai hati untuk melakukannya.

"Dia mengira mungkin dengan menyimpan bayinya di dalam lemari ia akan mati dengan sendirinya karena kelaparan," ujar sumber itu.

Adapun, menurut keterangan seorang teman dari keluarga Yulia, bayi malang itu berhasil bertahan hidup berkat kakak laki-lakinya.

Putra Yulia yang berusia 13 tahun dikatakan diam-diam sering memberi makan dan minum kepada bayi malang itu.

"Putranya tahu tentang bayi itu, tetapi seperti yang saya pahami, dia mengancamnya untuk tak membocorkan hal itu," katanya.

Saat ditemukan, bayi itu dimasukkan ke dalam tas dan diletakkan di dalam lemari.

Tubuhnya kurus kering dan dia menderita kekurangan gizi yang parah.

Juru bicara kepolisian daerah Sverdlovsk Valery Gorelykh mengatakan: "Sulit untuk mempercayai kabar ini, tapi sesulit apa pun untuk dikatakan, kasus ini benar adanya."

Saat ini Yulia tengah ditahan dan menjalani pemeriksaan di klinik psikiatri.