Viral Rumah Dicoret-coret Debt Collector 'Bayar Utangmu', Pemilik Rumah Buka Suara

 


Sebuah video debt collector mencoret-coret rumah seorang nasabah viral di media sosial. Dalam video yang diunggah oleh akun Tiktok @mariosinaga17 terlihat, seorang pria berprofesi sebagai penagih utang nampak mencoret-coret dinding sebuah rumah dengan tulisan 'BAYAR UTANGMU KOPERASI MACET'.

Tak lama setelah ia mencoret tembok depan rumah tersebut, seorang wanita datang dan menegurnya. Keduanya sempat terlibat cekcok mulut lantaran wanita berkaos cokelat itu tak terima rumahnya dicoret-coret. Ia juga tidak suka dengan cara penagih utang yang tidak menghubunginya namun langsung mencoret rumahnya.

Sementara pria penagih utang menegaskan sudah berkali-kali mengirim surat tagihan yang diletakan di bawah pintu masuk namun tidak digubris. Selain itu ia juga sudah menghubungi melalui nomor WhatsApp namun kembali tidak dibalas. Selama satu bulan ia berusaha menagih utang kepada wanita itu namun tidak mendapat respons hingga akhirnya mencoret rumahnya.

Setelah melalui pembicaraan awal di rumah tetangganya, para penagih utang pun dipersilakan masuk ke dalam rumah oleh wanita itu. Di dalam rumah, wanita itu menjelaskan bahwa uang tersebut bukan hanya dipakai olehnya. Namun ia sendiri yang ditagih. Belum lagi ia menerima ancaman rumahnya akan dibakar.

"Jangan lari ibu, kita ngga pernah makan orang, ngga pernah," kata si penagih utang.

"Aku terus terang aja, mungkin situ denger Om Ari ya, tempat Bapak Tonah, tau kan? Aku paruhan sama siapa, yang dicariin aku. Katanya rumahku mau dibakar. Siapa yang ngga ngumpet, siapa yang ngga takut?," kata si wanita.

"Siapa yang mau bakar," kata penagih lagi.

"Ada, sampai ke telingaku, anakku masih kecil-kecil," kata si wanita.

"Coba kalau berani bakar, Limbad aja ngga berani bakar rumah," balas penagih utang.

"Gini lho, kalo memang ibu belum sanggup ya ditemui. Jadi kalau ditemuin kan ada solusi," kata penagih utang lainnya.

"Kita di kantor banyak tekanan bu, bukan cuma ibu yang mau dipikirkan. Anak istri lagi. Biar tau ibu," timpal yang lain.

Hingga akhirnya para debt collector yang berjumlah lima orang tersebut akhirnya keluar dari rumah wanita itu setelah utang sudah dibayar.