8 dari 9 Korban Tewas Kecelakaan di Tebingtinggi adalah Remaja Masjid Al Amin di Deliserdang


 Sebanyak 9 penumpang tewas saat terjadi kecelakaan tragis di Jalan Lintas Medan - Pematangsiantar Km 89-90, tepatnya Dusun V, Desa Naga Kesiangan, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdangbedagai Minggu (21/2/2021) malam.

Sebuah minibus Toyota Avanza terlibat kendaraan dengan angkutan umum CV Intra.

Sembilan korban jiwa, merupakan sopir dan penumpang Toyota Avanza bernomor polisi BK 1697 QV langsung dievakuasi oleh Satlantas Polres Tebingtinggi.

Seluruhnya dibawa ke RS Bhayangkara Tebingtinggi untuk dilakukan visum luar.

Salah satu kerabat korban, adalah Santo. Ia merupakan tetangga dari sopir Toyota Avanza bernama Fahrul Hanifah.

"Mereka ini remaja masjid, bang. Seluruhnya warga sekampung, Gang Karto, Dusun IX Kenanga, Desa Lau Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang," ujar Santo yang datang mendampingi ayah korban.

Dengan mata berkaca-kaca dan bibir yang bergetar Santo mengatakan, Fahrul membawa adiknya bernama Jita ke Siantar.

Para korban hendak pergi memenuhi undangan ke rumah teman mereka di Siantar.

Santo mengatakan, Fahrul pada petang sebelumnya, mengabarkan bahwa mereka sedang berwisata ke Sidamanik, setelah menghadiri undangan temannya.

"Jadi yang undangan ke Siantar ada dua kelompok. Yang datang Jumat sudah pulang Sabtu. Kemudian mereka lah yang datang Sabtu pulang ini hari," ujar Santo.

"Undangannya di Siantar. Tapi di mananya belum tahu kita," ujar Santo seraya menyebut, mobil yang dikendarai merupakan mobil rentalan dari tetangga.

Santo mengatakan para korban, seluruhnya merupakan warga Remaja Masjid Al Amin yang berlokasi di kampung mereka.

Hampir seluruhnya merupakan remaja dan berkendara membawa keluarga lainnya.

Sementara itu, seorang penumpang CV Intra bernama Lia mengaku syok atas kejadian itu. Ia mengaku duduk di belakang sopir.

"Sebenarnya bus kami, jalannya normal, bang dari arah Medan ke Siantar. Kami di jalur kami. Kemudian mobil (Avanza) itu datang dari Siantar ke arah tebing mau motong. Nggak dapat. Ketabrak Bus kami," ujar Lia.