Bayi Ditinggalkan di Depan Rumah Warga di Parapat, Bupati: Kita Buat Namanya 'Perjuangan'

 


Seorang bayi berjenis kelamin laki-laki diletakkan Orang Tak Dikenal (OTK) di depan rumah salah seorang warga bernama Bidin Pakpahan di kawasan Jalan Lintas, Simalungun, Sumatera Utara, Jumat (5/2/21) tengah malam.

Bayi mungil ini tampak masih terikat dengan tali pusarnya, dibalut dengan baju lelaki dan bekas horden jendela warna merah jambu muda,

"Diletakkan begitu saja, dilengkapi dengan sebuah tas berisi baju-baju bayi. seolah menitipkan sang bayi malang ini persis depan rumah Bidan Pakpahan itu," kata seorang warga, MS (50), Sabtu (6/2/21).

MS menyampaikan bahwa info pertama mereka dengar dari warga lainnya yang langsung memanggil anggota Polsek Parapat, sekaligus mengevakuasi bayi itu ke IGD RSU Parapat.

Menurut warga setempat, pemilik rumah (Bidin Pakpahan) sempat mendengar suara sepeda motor berhenti di depan rumahnya, namun dia tak mau ambil pusing.

Lalu pemilik rumah mendengar suara mirip kucing. Saat didekati, terlihat sebuah bungkusan dekat tas. Ternyata suara itu adalah tangisan bayi.

Selanjutnya, warga lainnya pun diberitahukan dan sampai kepada Kepala Lingkungan VII Rudol Sinaga, kemudian warga bersama petugas RSU parapat mengamankan bayi itu setelah Polisi datang, hingga akhirnya mereka menitipkan bayi itu ke IGD RSU IParapat.

Bupati Simalungun JR Saragih yang kebetulan berada di Parapat, langsung menyambangi RSU IGD Parapat. Bupati pun menamakan bayi itu "Perjuangan".

"Kita buat namanya Perjuangan," ujarnya.

Bupati pun berharap polisi menemukan pelaku yang meninggalkan bayi laki-laki yang dibungkus tas plastik di rumah warga di Parapat, Kecamatan Girsang Sipanganbolon.