LAGI! Ridho Rhoma Ditangkap Polisi, Narkoba Penyebabnya


 Menangis Jemput Ridho Rhoma Bebas, Kini Ridho Rhoma Kembali Terjerat Narkoba . Kepala Rutan Salemba Masjuno, Rhoma Irama, Ridho Rhoma, dan tim pengacara saat momen kebebasan Ridho Rhoma di Rutan Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (8/1/2020)

TRIBUN-MEDAN.COM - Tahun Lalu Rhoma Irama Menangis Jemput Ridho Rhoma Bebas, Kini Ridho Rhoma Kembali Terjerat Narkoba

Setelah setahun bebas dari hukuman akibat kasus narkoba, putra Rhoma Irama, Ridho Rhoma kembali ditangkap aparat kepolisian karena kasus serupa.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus membenarkan bahwa penangkapan aktor film Dawai 2 Asmara itu tersebut berkait dengan kasus narkoba.

"Soal itu saya benarkan dulu aja ya, ditangkap. Inisial MR, alias RR," ujar Yusri kepada Kompas.com, Minggu malam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan atau tes narkoba, kata Yusri, Ridho diketahui menggunakan narkoba jenis ekstasi dan dinyatakan positif amphethamine.

"Dia positif amphetamine," kata Yusri.

Yusri enggan menjelaskan secara rinci lokasi dan waktu penangkapan RR oleh aparat kepolisian.

Dia juga belum mau mengungkapkan temuan barang bukti yang didapatkan petugas.

Saat ini, kepolisian masih melakukan pendalaman dan memintai keterangan lebih lanjut terhadap RR.Bukan kali pertama pedangdut Ridho Rhoma harus berurusan dengan kepolisian terkait kasus penyalahgunaan narkoba.

Pada 2017 lalu, Ridho Rhoma juga pernah ditangkap tim Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat di sebuah hotel di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, Sabtu (25/3/2017) dini hari.

Kapolres Metro Jakarta Barat kala itu, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Roycke Langie mengatakan, Ridho ditangkap bersama seorang temannya yang berinsial S.

"Tersangka pertama berinisial RR, kemudian tersangka kedua berinisial S. TKP di salah satu area hotel yang terdapat di wilayah Tanjung Duren," kata Roycke di Mapolres Metro Jakarta Barat, Sabtu malam.

Ridho ditangkap saat baru turun dari mobil dan berjalan menuju lift hotel.

Petugas langsung melakukan penggeledahan dan menemukan sabu seberat 0,7 gram di dalam paper bag warna cokelat yang disimpan di jok depan kiri mobil Honda Civic yang ditumpangi Ridho.

Selain itu, ditemukan pula alat isap jenis bong.

Dalam pemeriksaan, kata Roycke, Ridho mengaku menggunakan narkoba selama sekitar dua tahun.

Sebelum ditangkap di hotel tersebut, Ridho dan S juga sudah menggunakan narkoba di sebuah apartemen di wilayah Jakarta Pusat.

Ridho Rhoma telah resmi bebas pada 25 Januari 2018 setelah menjalani hukuman penjara atas kasus narkoba yang menjeratnya tahun 2017.

Namun Mahkamah Agung (MA) memutuskan menambah masa hukuman Ridho. Oleh karenanya, Ridho kembali dieksekusi pada Juli 2019.

Ridho Rhoma bebas Rutan Salemba, Jakarta Pusat, lebih cepat, 8 Januari 2020, karena mendapat cuti bersyarat.

"Tentu karena sudah terpenuhinya persyaratan-persyaratan. Persyaratan administratif dan persyaratan substantif," ujar Masjuno, Kepala Rutan Salemba, Rabu.

Pria kelahiran 1989 itu dinilai sudah melunasi semua kriteria cuti bersyarat.

"Substantif yang dimaksud sudah berkelakuan baik, mengikuti program pembinaan, tidak melakukan pelanggaran, ya inilah satu reward hak nya diberikan untuk mendapatkan fasilitas cuti bersyarat," tutur Masjuno menambahkan.

Rhoma Irama jemput putranya, tak kuat tahan tangis.

Raja dangdut Rhoma Irama menjemput Ridho Rhoma langsung dari Rutan Salemba.

Ayah dan anak ini juga kompak mengenakan baju berwarna putih.

"Buat saya, ya, tentu ini sebuah kebahagiaan yang luar biasa," kata Rhoma Irama.

Namun, tiba-tiba, Rhoma Irama terdiam sesaat tak bisa melanjutkan ucapannya.

"Saya enggak kayak Ridho, kalau Ridho bisa tahan air mata," ucap Rhoma Irama.

Rhoma Irama pun berharap Ridho Rhoma bisa lebih tahan dari godaan di dunia hiburan ke depannya.

"Ya, alhamdulillah saya berharap ini jadi suatu pelajaran buat Ridho.

Maksudnya, ke depan dia bisa lebih kuat menghadapi cobaan yang luar biasa, ya," ujar Rhoma Irama.